KabareTegal – Kita patut bangga kepada Warteg Grand Bahari yang go internasional. Hal tersebut dilakukan Himpunan Pedagang Warteg Indonesia (HIPWIN) yang sukses membawa Warteg Grand Bahari di acara Indonesian Street Food Festival 2026. Sebuah festival tahunan yang diselenggarakan oleh Indonesian Culinary Association of Victoria (ICAV) yang digelar di Queen Victoria Market, Melbourne, pada 28–29 Maret 2026.
Berlangsung selama dua hari sejak pukul 10.00 hingga 17.00 waktu setempat, acara ini menghadirkan beragam sajian khas Nusantara. Tak hanya kuliner, festival ini turut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan budaya Indonesia.
Acara ini terselenggara atas kerja sama ICAV dengan pemerintah Indonesia melalui KJRI Melbourne, serta secara resmi dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk Australia.

Dalam momentum tersebut, HIPWIN turut ambil bagian melalui program Warteg Go Internasional. Partisipasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan konsep warteg sebagai salah satu ikon kuliner Indonesia ke pasar global.
Ketua HIPWIN, Rojikin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan dua perwakilan terbaik untuk mengikuti event UMKM Indonesia Internasional di Melbourne.
“Kami mengirimkan Mochammad Hasanudin dari Korwil Jakarta Timur dan Teguh Samudra dari Korwil Jakarta Barat sebagai representasi HIPWIN,” ujar Rojikin kepada wartawan, beberpa waktu yang lalu.
Lebih lanjut, Rojikin menerangkan acara tersebut. “Ini merupakan langkah nyata untuk membawa warteg naik kelas dan dikenal di dunia internasional, “ ungkapnya mantap.
Menurut Rojikin, event UMKM Indonesia Internasional ini didukung oleh InJourney Airports dan Danantara Indonesia. Rojikin menyampaikan rasa syukur event ini berjalan dengan sukses dan lancar.
“Alhamdulillah, eventnya berjalan sukses dan lancar, hingga marwah warteg dapat meningkat go internasional,“ tutur Rojikin penuh rasa syukur.
Warteg Grand Bahari dan Warteg Indo Bahari milik Rojikin sukses, maju bekembang berkat support, dukungan dan fasilitas dari InJourney Airports.
“Terima kasih InJourney Airports, “ Rojikin menyampaikan terima kasih penuh keharuan.
Rojikin kembali menyampaikan terima kasih kepada Injourney Airports – Angkasa Pura Indonesia dan InJourney. “Terima kasih InJourney Airports – Angkasa Pura Indionesia, yang selama ini telah memberikan fasiltas serta binaan kepada kami pedagang-pedagang warteg Indonesia yang tergabung dalam HIPWIN dan KUNTARA sehingga sukses dan maju berkembang, “ pungkas Rojikin optimis.
Perlu diketahui, PT Angkasa Pura Indonesia, yang beroperasi dengan nama InJourney Airports, adalah subholding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah InJourney yang bergerak di bidang pengelolaan bandar udara. Perusahaan ini dibentuk melalui penggabungan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, yang kini menjadi pengelola terbesar bandara di Indonesia.

Sementara itu, Mochammad Hasanudin yang menjadi salah satu perwakilan menyampaikan rasa bangga atas kesempatan tersebut.
“Kami merasa terhormat bisa membawa nama Indonesia, khususnya warteg, ke panggung internasional,” ujar Hasanudin.
Hasanudin menceritakan acaranya di Melbourne.
“Antusiasme masyarakat di Melbourne sungguh sangat luar biasa, mereka sangat tertarik dengan cita rasa khas Indonesia yang kaya rempah-rempah, “ ungkap Hasanudin tampak begitu sangat bersemangat.
Hal senada juga disampaikan Teguh Samudra yang melihat peluang besar bagi UMKM kuliner Indonesia untuk berkembang di luar negeri.
“Melbourne membuka mata kami bahwa kuliner Indonesia memiliki potensi besar di pasar global, “ ujar Teguh.
Menurut Teguh, respon pengujung di Melbourne sangat positif. “Respons pengunjung sangat positif, bahkan banyak yang ingin mencoba kembali,” ungkap Teguh bangga.
Melalui Indonesian Street Food Festival 2026, Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di panggung global, tak hanya sebagai negara dengan kekayaan kuliner, tetapi juga budaya yang memikat dunia.***


