Rayakan Anniversary 1 Tahun, Warteg Prima Bahari Sukses Gelar Family Gathering Team Management

KabareTegal – Suasana penuh keakraban, kekompakan dan keguyuban mewarnai acara family gathering team management yang digelar oleh Warteg Prima Bahari dalam rangka merayakan Anniversary 1 tahun di The Bali House Puncak, Kamis (21/5/2026).

Tak terasa Warteg Prima Bahari sudah setahun beroperasi yang franchise-nya semakin maju berkembang dengan semakin banyaknya Warteg Prima Bahari yang tersebar se-Jabodetabek. Acara Family Gathering Team Management dapat mempererat kebersamaan, membangun komunikasi, dan menyegarkan semangat kerja team management.

{“remix_data”:[],”remix_entry_point”:”challenges”,”source_tags”:[],”origin”:”unknown”,”total_draw_time”:0,”total_draw_actions”:0,”layers_used”:0,”brushes_used”:0,”photos_added”:0,”total_editor_actions”:{},”tools_used”:{},”is_sticker”:false,”edited_since_last_sticker_save”:false,”containsFTESticker”:false}
“Alhamdulilllah, malam hari ini kita semua bisa duduk bersama dan berkumpul bersama dalam acara family gathering Warteg Prima Bahari, “ kata Anang, owner Warteg Prima Bahari dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Anang menerangkan ini acara family gathering Warteg Prima Bahari yang pertama. “Atau anniversary Warteg Prima Bahari yang pertama, “ terangnya.

Anang mengucapkan terima kasih untuk semua team management atas dedikasi dan kerja samanya selama satu tahun.

“Saya sangat bangga semua team yang sudah bekerja keras, serta semua pihak yang tekah mendukung sepenuhnya, baik tenaga, pikiran dan waktu, khususnya kedua orang tua kami yang mendukung dan memberikan doanya,” tuturnya.

Menurut Anang, untuk tema family gathering tahun ini, yaitu kita kilas balik Warteg Prima Bahari dengan ‘Sabar, Tenang dan Menang’.

“Saya mengartikan ketika kita berjalan harus sabar, kita dalam menjalankan tugas setiap harinya mencari lokasi yang strategis perlu sabar, “ bebernya.

Kemudian, kata Anang, arti tenang, setiap kita menjalankan semua tugas harus fokus dan berpikir jernih sehingga kita bisa mendapatkan keputusan yang lebih baik.

“Karena tenang itu fokus akan menghasilkan yang lebih bagus dan maksimal, “ paparnya.

Setelah itu, Anang membahas arti kata menang, yaitu kita mencapai tujuan dengan sabar dan tenang sehingga kita bisa mencapai apa yang kita harapan.

“Menang bukan berarti kita mengalahkan musuh, tapi menang itu diartikan kita bisa mencapai tujuan sesuai harapan, “ ungkapnya mantap.

Anang mengharapkan sabar, tenang dan menang ada dalam diri kita. “Mudah-mudahan team management bisa mengambil kesimpulan yang baik, “ harapannya.

Anang juga mengharapkan team management kerjasamanya lebih solid.

“Mari kita selalu menjaga kekompakan, solid, kerjasama, ditingkatkan kualitas dan menjadikan Warteg Prima Bahari menjadi pilihan masyarakat, “ pungkas Anang optimis.

Sementara itu, Sanali, HRD Warteg Prima Bahari, menyampaikan dirinya tetap semangat.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi, kerja keras dan perjuangan, selama ini yang sudah loyalitas sehingga perjalanan satu tahun berdirinya Warteg Prima Bahari sudah mencapai 43 outlet, “ ujarnya.

Sanali mengharapkan semoga tahun berikutnya Warteg Prima Bahari bisa tumbuh, maju dan berkembang sesuai harapan kita semua.

“Warteg Prima Bahari bukan sekedar tempat bekerja, melainkan rumah kedua dan tempat kita belajar, “ tegasnya.

Sebagai HRD, Sanali menyadari aset besarnya adalah sumber daya manusia untuk kesejahteraan dan menciptakan lingkungan kerja yang baik dan supportif bagi kita semua dengan kata lain ‘teamwork’.

“Mari kita jadikan momentum ulang tahun ini sebagai batu loncatan untuk terus bermotivasi memberikan yang terbaik dan mencapai target-target yang luar biasa,” tandasnya puas.

Solikhin, Marketing Warteg Prima Bahari, menyampaikan rasa syukurnya bergabung dengan Warteg Prima Bahari.

“Alhamdulillah pada hari ini saya sangat bangga karena jujur saya pertama kali bergabung belum ada sebulan, “ ujarnya.

Menurut Solikhin, tema ‘sabar, tenang dan menang, sangat tepat diterapkan.

“Beliau telah melewati semuanya, dari sabar, ketenangannya dan tetap fokus, sehingga kita bisa menang mencapai apa yang mencapai tujuan kita,”

Bergabung dengan Warteg Prima Bahari, Solikhin mengaku banyak belajar,

“Saya banyak belajar pada Mas Anang sebagai contoh kita semua bagaimana menjadi orang yang sukses dan bagaimana menjadi orang yang bermanfaat, “ tegasnya.
Adapun, Haji Saekhu menyampaikan dirinya tidak rugi untuk datang ke acara family gathering Warteg Prima Bahari karena bersaudara karena dari awal suda

“Alhamdulillah wa syukurilah berkah buat saya dan berkah buat kita semua, itu yang paling penting,“ tuturnya penuh rasa syukur.

Haji Saekhu menceritakan banyak investasi di berbagai bidang, tapi ia lebih senang investasi ke warteg. Bahkan ia mengenang dulu seluruh warteg adalah saudaranya.

“Yuk kita maju Bersama-sama, bagi yang belum punya warteg harus punya warteg, kalau perlu kita bisa kerja sama, patungan, “ paparnya memberi motivasi.

Untuk acara berikutnya, Haji Saekhu menawarkan tempatnya, baik yang berada di Cisarua bawah atau di Sentul. “Kita saudara, kita bahagia bersama, saya tidak mau bahagia sendirian, “ tegasnya.

Haji Saekhu mengagumi tema ‘Sabar, Tenang, Menang’ dalam acara family gathering Warteg Prima Bahari. “Karena itu saya sangat senang investasi di warteg, “ tegasnya lagi.

Haji Saekhu mengajak semua yang hadir untuk maju bersama. “Mari kita maju bersama dan sukses bersama, berkah buat saya dan berkah buat kita semua,” pungkas Haji Saekhu sumringah.***

About AKHMAD SEKHU

Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan, ini lahir 27 Mei 1971 di desa Jatibogor, Suradadi, Tegal, Jawa Tengah. Tinggal di Jakarta, bekerja sebagai wartawan. Puisi-puisinya masuk sekitar 80 buku antologi komunal (1994-2025). Buku antologi puisi tunggalnya; Penyeberangan ke Masa Depan (Yayasan Sastra Gading, 1997), Cakrawala Menjelang (Yayasan Aksara Indonesia, 2000), Memo Kemanusiaan (Balai Pustaka, 2022). Novelnya: Jejak Gelisah (2005) diterbitkan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo, Gramedia Group), Chemistry (Bubble Books, 2018), Pocinta (Prabu21, 2021). Catatan tentang kesastrawanannya masuk dalam Bibliografi Sastra Indonesia (2000), Leksikon Susastra Indonesia (2001), Buku Pintar Sastra Indonesia (2001), Leksikon Sastra Jakarta (2003), Ensiklopedi Sastra Indonesia (2004), Gerbong Sastrawan Tegal (2010), Apa & Siapa Penyair Indonesia (2017), dan lain-lain. Karya-karyanya sudah banyak dijadikan bahan penelitian dan skripsi tingkat sarjana. Memenangkan Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999) dan Pemenang Favorit Sayembara Mengarang Puisi Teroka-Indonesiana "100 Tahun Chairil Anwar" (2022).

View all posts by AKHMAD SEKHU →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *