IKASMA Tegal Peduli Salurkan Donasi untuk Warga Desa Padasari, Kec. Jatinegara, Kab Tegal

KabareTegal – Kita patut memberi apresiasi tinggi kepada Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Tegal (IKASMA Tegal) yang peduli pada masyarakat yang terkena bencana.

Setelah memberikan bantuan layanan kesehatan melalui Departemen Kesehatan, IKASMA Tegal juga memberikan bantuan donasi untuk warga yang terkena dampak tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Gerakan kepedulian ini merupakan aksi nyata IKASMA Tegal bagi warga di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Bantuan diberikan melalui petugas dari Departemen Kesehatan IKASMA Tegal, Minggu, 8 Februari 2026.

Ketua Umum IKASMA Tegal Dr Tafakurrozak menyampaikan, bencana tanah bergerak di Desa Padasari menjadi keprihatinan masyarakat.

“Sebanyak 464 unit rumah rusak, termasuk rusaknya fasilitas sosial sebanyak 21 unit, fasilitas tempat peribadatan 7 unit, fasilitas pendidikan 7 unit, fasilitas pemerintahan 1 unit. Termasuk rusaknya 1 bendung irigasi dan 1 jembatan desa, “ jelasnya.

Melalui Departemen Kesehatan, IKASMA Tegal juga telah memberikan layanan kesehatan bagi warga yang mengalami sakit ataupun cidera dan trauma.

“Ini merupakan aksi nyata IKASMA Tegal memberikan bantuan kesehatan dan donasi bagi warga di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal,” bebernya.

Disampaikannya, donasi yang diberikan merupakan bantuan dari IKASMA Tegal dan para donatur yang diharapkan dapat meringankan bantuan warga di lokasi tersebut.

“Donasi yang disalurkan diharapkan dapat membantu warga yang ada di sana, untuk membeli segala keperluan yang dibutuhkan warga,” tegasasnya.

Tafakurrozak menuturkan, bahwa pihaknya akan terus mengupayakan untuk membantu warga di Desa Padasari Kecamatan Jatinegara.

“Kita berharap bencana tanah bergerak tidak terjadi lagi di Desa Padasari, dan keadaan di lokasi bisa cepat pulih kembali, “ pungkas Tafakurrozak optimis.***

About AKHMAD SEKHU

Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan, ini lahir 27 Mei 1971 di desa Jatibogor, Suradadi, Tegal, Jawa Tengah. Tinggal di Jakarta, bekerja sebagai wartawan. Puisi-puisinya masuk sekitar 80 buku antologi komunal (1994-2025). Buku antologi puisi tunggalnya; Penyeberangan ke Masa Depan (Yayasan Sastra Gading, 1997), Cakrawala Menjelang (Yayasan Aksara Indonesia, 2000), Memo Kemanusiaan (Balai Pustaka, 2022). Novelnya: Jejak Gelisah (2005) diterbitkan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo, Gramedia Group), Chemistry (Bubble Books, 2018), Pocinta (Prabu21, 2021). Catatan tentang kesastrawanannya masuk dalam Bibliografi Sastra Indonesia (2000), Leksikon Susastra Indonesia (2001), Buku Pintar Sastra Indonesia (2001), Leksikon Sastra Jakarta (2003), Ensiklopedi Sastra Indonesia (2004), Gerbong Sastrawan Tegal (2010), Apa & Siapa Penyair Indonesia (2017), dan lain-lain. Karya-karyanya sudah banyak dijadikan bahan penelitian dan skripsi tingkat sarjana. Memenangkan Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999) dan Pemenang Favorit Sayembara Mengarang Puisi Teroka-Indonesiana "100 Tahun Chairil Anwar" (2022).

View all posts by AKHMAD SEKHU →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *