KabareTegal – INACRAFT (Jakarta International Handicraft Trade Fair) 2026 kembali digelar. Sebuah pameran kerajinan tangan, seni, dan kriya terbesar serta terlengkap di Indonesia, bahkan Asia Tenggara, yang diselenggarakan rutin untuk mempromosikan produk UMKM lokal. Acara ini menjadi wadah bagi ribuan perajin nusantara menampilkan batik, tenun, aksesoris, hingga produk home living untuk menembus pasar domestik dan internasional.
Ada yang baru di INACRAFT tahun 2026 ini, yaitu dengan adanya booth Warteg Gate 37 yang terdiri dari Warteg Grand Bahari dan Warteg Indo Bahari ini jadi primadona kuliner di INACRAFT. Sebagaimana warteg pada umumnya, harga makanan di Warteg Gate 37 ini juga murah meriah sehingga menjadi tujuan utama para pengunjung untuk makan, sampai kehabisan nasi karena saking larisnya.

“Saya Rojikin dari HIPWIN (Himpunan Pedagang Warteg Indonesia) yang mana di bawahnya ada koperasi namanya Koperasi Produsen Usaha Nusantara Jaya atau KUNTARA, “ kata Ketua Umum HIPWIN Rojikin yang juga owner Warteg Grand Bahari dan Warteg Indo Bahari, di booth Warteg Gate 37, INACRAFT (Jakarta International Handicraft Trade Fair), Jakarta International Convention Center (JICC), Jl. Gatot Subroto, Gelora, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Lebih lanjut, Rojikin menerangkan pihaknya adalah binaan dari waktu dulu masih Angkasa Pura II sekarang sudah menjadi Angkasa Pura Indonesia. “Kami sampai sekarang masih menjadi binaan InJourney Airports, “ terang Rojikin.
Menurut Rojikin, pihaknya sudah lama dibina Angkasa Pura II yang kini menyatu jadi Angkasa Pura Indonesia itu.
“Kami pedagang-padagang warteg se-Jabodetak sudah dibina kurang lebih tiga tahuh mau empat tahun jalan, “ bebernya.
Rojikin menyampaikan sekarang dirinya ada di pameran booth yang didukung penuh oleh InJourney di INACRAFT, JICC, Senayan
“Alhamdulillah kami dapat mempromosikan produk kami warteg, ternyata warteg sudah banyak disukai oleh kalangan atas juga dan jadi primadona INACRAFT,” tutur Rojikin penuh rasa syukur.
“Karena warteg sekarang tampilannya modern, bersih dan higienis, “ ungkapnya mantap
Warteg Grand Bahari dan Warteg Indo Bahari milik Rojikin sukses, maju bekembang berkat support, dukungan dan fasilitas dari InJourney Airports.
“Terima kasih InJourney Airports, “ Rojikin menyampaikan terima kasih penuh keharuan.
Rojikin kembali menyampaikan terima kasih kepada Injourney Airports – Angkasa Pura Indonesia dan InJourney. “Terima kasih InJourney Airports – Angkasa Pura Indionesia, yang selama ini telah memberikan fasiltas serta binaan kepada kami pedagang-pedagang warteg Indonesia yang tergabung dalam HIPWIN dan KUNTARA sehingga sukses dan maju berkembang, “ pungkas Rojikin optimis.
Perlu diketahui, PT Angkasa Pura Indonesia, yang beroperasi dengan nama InJourney Airports, adalah subholding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah InJourney yang bergerak di bidang pengelolaan bandar udara. Perusahaan ini dibentuk melalui penggabungan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, yang kini menjadi pengelola terbesar bandara di Indonesia.***


