KabareTegal – Pengalaman adalah guru terbaik. Demikian peribahasa bijak yang dipegang erat-erat Rojikin.
Setelah sukses dengan franchise Warteg Grand Bahari (WGB) yang tersebar ratusan se-Jabodetabek, Rojikin, owner WGB, kini mengembangkan sayap bisnisnya dengan membuka catering, yakni Catering Grand Bahari.
Pengalaman mengelola usaha warteg maupun memenuhi pesanan makanan dalam skala besar, Ketua Umum Himpunan Pedagang Warteg Indonesia (Hipwin) ini optimis dapat mengembangkan bisnis catering ini.
“Awal ide saya buka bisnis catering ini, karena jualan warteg kadang sering mengalami penurunan omzet sehingga muncul inisiatif untuk bisnis catering, agar ada pemasukan baru dengan pengembangan bisnis Catering Grand Bahari, “ kata Rojikin kepada wartawan di sela persiapan acara tasyukuran pembukaan Grand Bahari Catering di daerah Srengseng, Jakarta Barat, Minggu (11/1/2026) petang.
Lebih lanjut, Rojikin menerangkan karena basic-nya adalah warteg maka cateringnya menu warteg. “Kita melayani sarapan, makan siang maupun makan malam, paket hemat seperti menu makanan di warteg, “ terangnya.
Menurut Rojikin, pihaknya siap melayani makan dalam skala besar juga bisa. “Kita sudah punya pengalaman pada waktu acara Pesta Rakyat, kita dapat menyiapkan nasi box sampai 80.000 box dalam waktu satu hari, alhamdulillah dengan kerjasama para anggota Hipwin mampu memenuhi permintaan berskala besar tersebut, “ bebernya penuh rasa syukur.
Rojikin menyampaikan dirinya memilih lokasi untuk usaha cateringnya di Srengseng, Jakarta, dengan pertimbangan di pusat kota Jakarta tentu potensial banyak pelanggannya, seperti perkantoran, mal maupun pusat perniagaan lainnya. “Sehingga kita mudah mendapatkan banyak pelanggan yang lebih besar dibanding lokasi lainnya, “ paparnya positif thinking.
Saat ditanya apakah nanti akan ada franchise Catering Grand Bahari?
Dengan tenang, Rojikin yang sudah berpengalaman dalam berbagai lini bisnis kuliner ini memberikan jawaban, “Kita belum ke arah sana, tapi memang besar kemungkinannya bisa saja nanti ada . “
Bisnis catering ini, kata Rojikin, menjadi pilot project, proyek percontohan. “Karena franchise warteg Grand Bahari alhamdulillah sudah berkembang sekitar 200 warteg se-Jabodetabek, “ tuturnya penuh rasa syukur.
Setelah bisnis catering, Rojikin menyampaikan dirinya akan mengembangakn ke bisnis lainnya. “Setelah cateringnya nanti banyak cabangnya, kita tentu akan membuka bisnis lainnya, seperti men-suply bahan baku sembako, sayuran, dan lain-lain,“ ungkapnya mantap.
Membuka bisnis catering ini, Rojikin mengaku tak perlu observasi karena bisnis kuliner memang sudah bidangnya. “Kalau jualan usaha warteg belum pasti omzetnya berapa, tapi catering sudah dapat pesannya misalnya dapat orderan satu perusahaan atau satu kantor dengan jumlah sekian kan sudah pasti omzetnya, bedanya hanya itu, tapi kalau pola kerjanya sama, bedanya pelayanan kalau pelayanan catering dengan pelayanan warteg kan beda, “ ujar Rojikin dengan membandingkan kedua bisnis yang dikelolanya tersebut.
Harapan Rojikin ke depan, catering sebagai pilot project, dan kalau diberi kelancaran, bisa banyak manfaat dan meningkatkan pendapatan tentu akan mengajak anggota Hipwin untuk bisnis catering. “Harapan saya banyak perusahaan atau perkantoran yang akan menjadi pelanggan Catering Grand Bahari ini, “ pungkas Rojikin optimis.***


