Velline Ayu Rilis Single ‘Lintang Ati’ tentang Rindu & Keikhlasan Cinta yang Berakhir

KabareTegal – Eksistensi seorang penyanyi tentu ditunjukkan dengan tetap semangat untuk terus berkarya.

Demikian dengan penyanyi cantik Velline Ayu yang kini resmi merilis single terbarunya berjudul ‘Lintang Ati’. Sebuah lagu orisinal yang menandai perkembangan dirinya semakin matang dalam karir musikalnya.

Mengangkat tema cinta yang tidak berakhir bahagia, single ‘Lintang Ati’ hadir dengan pendekatan lembut dan penuh penghayatan.

Judul lagu ini menggambarkan tentang rindu yang tetap bersinar, meski kisah cintanya harus berakhir, dan disikapinya dengan penuh keikhlasan.

“Single ‘Lintang Ati’, saya tulis dengan perasaan yang sangat dalam,” kata Velline Ayu kepada wartawan, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, penyanyi kelahiran Losari, Brebes ini menerangkan tentang lagu tersebut. “Saya ingin lagu ini menjadi teman bagi siapa pun yang sedang belajar ikhlas, “ terangnya.

Menurut Velline Ayu, single ‘Lintang Ati’ diproduksi di bawah naungan RAL Entertainment, dengan fokus pada kekuatan vokal dan lirik.

“Aransemen yang sederhana namun emosional membuat pesan lagu tersampaikan secara natural dan menyentuh, “ bebernya.

Velline menyadari bahwa lagu bertema patah hati bukanlah hal baru.

“Namun, melalui single ‘Lintang Ati’, saya ingin menghadirkan sudut pandang yang lebih tenang dan dewasa—bukan sekadar tentang kesedihan, melainkan tentang menerima dan memahami perasaan diri sendiri, “ paparnya.

Sebagai pencipta sekaligus penyanyi, Velline menilai lagu ini sebagai langkah penting dalam perjalanan kariernya.

“Single ‘Lintang Ati’ membuka ruang eksplorasi musikal yang lebih personal dan jujur, “ tegasnya.

Velline mengajak para pendengar untuk menikmati lagu ini dalam suasana tenang agar pesan emosionalnya dapat terserap sepenuhnya.

Melalui rilisan ini, Velline Ayu kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan menghadirkan musik yang dekat serta relevan dengan kehidupan pendengarnya.

Single ‘Lintang Ati’ kini telah tersedia di berbagai platform streaming musik digital.***

About AKHMAD SEKHU

Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan, ini lahir 27 Mei 1971 di desa Jatibogor, Suradadi, Tegal, Jawa Tengah. Tinggal di Jakarta, bekerja sebagai wartawan. Puisi-puisinya masuk sekitar 80 buku antologi komunal (1994-2025). Buku antologi puisi tunggalnya; Penyeberangan ke Masa Depan (Yayasan Sastra Gading, 1997), Cakrawala Menjelang (Yayasan Aksara Indonesia, 2000), Memo Kemanusiaan (Balai Pustaka, 2022). Novelnya: Jejak Gelisah (2005) diterbitkan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo, Gramedia Group), Chemistry (Bubble Books, 2018), Pocinta (Prabu21, 2021). Catatan tentang kesastrawanannya masuk dalam Bibliografi Sastra Indonesia (2000), Leksikon Susastra Indonesia (2001), Buku Pintar Sastra Indonesia (2001), Leksikon Sastra Jakarta (2003), Ensiklopedi Sastra Indonesia (2004), Gerbong Sastrawan Tegal (2010), Apa & Siapa Penyair Indonesia (2017), dan lain-lain. Karya-karyanya sudah banyak dijadikan bahan penelitian dan skripsi tingkat sarjana. Memenangkan Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999) dan Pemenang Favorit Sayembara Mengarang Puisi Teroka-Indonesiana "100 Tahun Chairil Anwar" (2022).

View all posts by AKHMAD SEKHU →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *